Sabtu, 05 September 2015

VIDEO TUTORIAL semua tetang ePUPNS MULAI DARI DAFTAR SAMPAI SELESAI 2015

VIDEO TUTORIAL ENTRI DATA KE ePUPNS 2015


video LOGIN EPUPNS

video PROSES PENGIRIMAN DATA EPUPNS


video PROSES LENGKAPI  DATA UTAMA EPUPNS


video PROSES LENGKAPI  DATA UTAMA EPUPNS


EDIT DATA PESERTA DIDIK DI DAPODIK MELALUI PATCH 4.0.1

Patch 4.0.1 memang untuk kolom nama peserta didik bisa di edit, namun untuk perbaikan nama yg salah jika sudah melakukan Syncronisasi dari aplikasi Dapodik dan masuk ke data base server PDSP maka wajib perubahan edit data melalui laman http://vervalpd.data.kemdikbud.go.id/


Dibukanya nya kolom edit nama peserta didik melalui Patch 4.0.1 untuk menjaga agar OPS jika salah input nama peserta didik dan belum melakukan sync dari aplikasi Dapodik,kesalahan nama tersebut  masih bisa diedit, tidak harus menghapus peserta didik tersebut dan input ulang.

Intinya,
Bahwa dibukanya penguncian nama PD di Dapodik / Patch 4.0.1 baru merupakan perubahan sepihak dari pihak Dapodik dan belum ada konfirmasi lanjutan dengan pihak PDSP. Sehingga perubahan Nama PD secara langsung melalui aplikasi Dapodik Patch 4.0.1 TIDAK MENJAMIN perubahan nama PD di database PDSP (vervalPD). Jadi untuk perubahan Nama PD sebaiknya tetap melalui mekanisme Edit Data di laman http://vervalpd.data.kemdikbud.go.id/ .


Terima kasih
Salam Satu Data Berkualitas.

Trouble Shooting - Penyebab Jazz i-DSI Ajrut-Ajrutan



Busi sehat konsumsi bensin efisien
Gangguanterhadap performa mesin datangnya belum tentu hanya pada mobil yang sudah berumur saja. Bisa saja terjadi pada Honda Jazz maupun New City yang sudah mengusung mesin tipe L15 berteknolgi i-DSI yang umurnya cenderung relatif muda.

Seperti masalah dialami Dewi, pemilik Jazz i-DSI lansiran tahun 2004 bertransmisi manual. Gangguan datang setelah melakukan akselerasi yang diikuti engine braking alias putaran menurun, laju mobil terasa ajrut-ajrutan saat kembali melakukan akselerasi.

Masalah tersebut ditengarai seperti mengalami misfire atau pembakaran kurang optimal oleh sistem pengapian. Bukan apa-apa, kesempurnaan pembakaran mesin i-DSI butuh sulutan api simultan dari kedua busi dengan baik. Jika ritual perawatan ada yang terlewatkan, bisa saja salah satu komponen mulai bermasalah. Baik pada sistem pengapian itu sendiri atupun lemahnya sistem pasokan bensin. Lebih dari itu, jika komponen tadi tidak normal bisa menyebabkan konsumsi bensin boros.
PENGAPIAN 
Mesin Jazz i-DSI merupakan pengembangan teknologi SOHC dengan 8 katup. Jangan meremehkan dulu soal 8 katupnya, justru hadirnya 2 buah busi yang tertancap di setiap kepala silindernya dapat mendongkrak efisiensi pembakaran.
Dilihat dari prosesnya, busi pertama yang letaknya di depan membakar terlebih dulu campuran bensin saat kompresi alias sebelum piston TMA (titik mati atas). Busi kedua menyempurnakan pembakaran setelah piston mulai turun sebelum membuang sisa pembakaran. Nah, ketika salah satu busi tidak optimal memercik api, bakalan membuat akselerasi berat. Akhirnya, tarikan terasa ajrut-ajrutan.

Mesin i-DSI yang terkenal dengan lean burn alias pembakaran yang selalu mendekati titik optimal yaitu 14,7 :1), tentu lebih membutuhkan perawatan terhadap sistem pengapian secara baik. Maksudnya, terlambat penggantian busi saja mudah membuat performa mesin melorot.

"Saat merawat pengapian yang menggunakan busi model elektroda biasa sebaiknya dilakukan setiap 5.000 km, diperiksa atau diganti baru setiap 10.000 km," ujar Iman Oesef, tuner spesialis Honda di Autodyne, Jakpus.

Jadi saat melakukan penggantian oli jangan lupa memeriksakan kondisi businya. "Lain jika busi sudah menggunakan model iridium, waktu penggantiannya bisa lebih lama hingga mencapai sekitar 20.000 km," serunya lagi.
FUEL SYSTEM

Setiap 10.000 km filter dibersihkan/ganti
Selain masalah pengapian, ajrut-ajrutan juga bisa diakibatkan bermasalahnya suplai bensin. Ingat! Tekanan bensin dari fuel pump ikut berperan menentukan hasil pembakaran. Untuk mencapai tekanan bensin yang normal, fuel pump juga membutuhkan filter dengan kondisi baik.

Sebab takaran bensin dari fuel pump bisa berkurang kalau filter mampat. Nama filter ini juga kerap disebut sebagai strainer. Mengingat letaknya ada di dalam tangki bukan di luar atau dekat mesin.

Menurut Iman Oesef, strainer mampat dan dibiarkan terus menerus dapat menyebabkan akselerasi ajrut-ajrutan hingga mogok. Biar tetap fit, "Setiap kelipatan 10.000 km, sebaiknya filter dibersihkan atau diganti baru setelah terlihat rusak," saran Iman.

video aplikasi PIP 2015

e-PUPNS MERUPAKAN TANGGUNG JAWAB PENUH MASING MASING PEGAWAI



“Kemutakhiran dan keakurasian data merupakan tanggungjawab penuh masing-masing pegawai,” tandas Kepala BKN Bima Haria Wibisana tatkala Launching e-PUPNS di Aula BKN Pusat Jakarta,Selasa (1/9).

Bima Haria Wibisana lebih lanjut mengutarakan bahwa e-PUPNS juga merupakan sarana strategis untuk menelusuri data kompetensi yang dimiliki pegawai. “Data kompetensi ini amat dibutuhkan guna menyelenggarakan Manajemen ASN secara komprehensif,” tuturnya.

Diharapkan kerja sama yang baik dari seluruh elemen instansi pemerintah untuk bersedia mengalokasikan waktu dan ruang serta turut mensosialisasikan e-PUPNS yang resmi dilakukan sejak 1 September hingga 1 Desember 2015 mendatang. Sumber : http://www.bkn.go.id/berita/kepala-bkn-mengapa-e-pupns


JADWAL PUPNS TAHUN 2015

e-PUPNS


1 September 2015 sd 31 Desember 2015.
itu merupakan jadwal yang ditentukan oleh BKN sesuai dengan surat resmi tertanggal 27 Juli 2015 Nomer K 26-30/ v 77-4 / 99

Karena untuk masing masing PNS hanya diberi waktu 1 bulan untuk menyelesaikan kewajibannya melakukan Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil.

Berikut jadwal e-PUPNS tahun 2015 :

Tahap I : 1 September 2015 s/d 1 Oktober 2015 (Bagi PNS sendiri).
Tahap II : 1 Oktober 2015 s/d 1 Nopember 2015 verifikasi SKPD.
Tahap III : 1 Nopember 2015 s/d 1 Desember 2015 verifikasi BKD.
Tahap IV : 1 Desember 2015 s/d 31 Desember 2015 verifikasi BKN.




CARA MENDOWNLOAD APLIKASI DAPODIK PRAKTIS


Dalam rangka percepatan pemutakhiran data semester I tahun ajaran 2015/2016, aplikasi Dapodikdas telah menerbitkan patch 4.0.1 dengan perubahan sebagai berikut :

[Perbaikan] Level wilayah bergeser pada profil sekolah
[Perbaikan] Level wilayah bergeser pada identitas sekolah di beranda
[Perbaikan] Kolom SKHUN yang kembali merah
[Perbaikan] Link generate prefill
[Pembaruan] Pembukaan Nama, Tanggal Lahir, Nama Ibu Kandung, Jenis Kelamin pada data PTK[Pembaruan] Pembukaan Nama, Tanggal Lahir, Nama Ibu Kandung pada data Peserta Didik
[Pembaruan] Validasi No Peserta Ujian Nasional untuk peserta didik jenjang SMP
[Pembaruan] Validasi peserta didik maksimal 200 data (paging)


Untuk melakukan pembaruan melalui tab Pengaturan - Cek Pembaruan
1. Buka Aplikasi Dapodik anda dan pastikan terkoneksi Internet
2. Klik Pengaturan => dan klik Pembaharuan, jika muncul peringatan pembaharuan tersedia (dapodikdas 401) klik lanjutkan


3. Tunggu Proses pembaharuan sampai selesai dan klik "Muat Ulang Halaman Sekarang"


4. Jika sudah di muatkan halaman kembali aplikasi dapodik anda masih menggunakan aplikasi dapodikdas 400 lakukan refresh ulang halaman dengan menekan f5 atau ctrl + r untuk refresh/ reload ulang halaman ulang.



Terima kasih atas perhatianya dan kunjunganya
Salam Satu Data Berkualitas